Over

120,000

Worldwide

Saturday - Sunday CLOSED

Mon - Fri 8.00 - 18.00

Call us

 

PPM Santri pada Saat Pandemi

PPM Santri pada Saat Pandemi…

Menjadi santri itu seru-seru menantang. Dengan tinggal di Pesantren banyak pengalaman seru yang tidak dialami oleh siswa pada umumnya, terutama hal-hal yang berkenaan dengan kemandirian. Kemandirian dalam menyelesaikan masalah, kemandirian dalam mengatur keuangan, kemandirian dalam menentukan prioritas dan kemandirian lainnya.

Namun ada satu hal yang lebih besar dan lebih berarti dari sekedar kemandirian, yaitu kebermanfaatan. Sudah umum difahami di lingkungan masyarakat, bahwa alumni pesantren mestilah berbeda dengan alumni sekolah biasa pada umumnya. Alumni pesantren dituntut untuk bisa berperan dalam kehidupan bermasyarakat utamanya menjadi rujukan dalam hal kegamaan.

Msyarakat tidak akan mau tahu, apakah seorang santri ketika di pesantren mengaji apa, belajar apa, berprestasi apa, bergaul dengan siapa, taat peraturan atau sebaiknya, rajin melaksanakan tugas atau tidak, masyarakat tidak mau tahu.

Tapi yang mereka tahu, ketika selesai berpesantren seorang santri mestilah memiliki nilai plus, nilai tawar lebih, minimal sekali mereka bisa adzan, iqomah dan juga menjadi imam sholat wajib maupun sunnah, lebih jauh mereka dituntut untuk bisa meyelesaikan pengurusan jenazah, mandiinya, mengkafaninya, menyolatkanya hingga menguburkannya.

Bagi santri, tuntutan masyarakat ini adalah hal yang tidak bisa dihindari dan harus dipenuhi. Karena kita adalah santri maka mesti siap untuk terjun ke masyarakat dan memberikan kontribusi sehingga keberadaan santri tersbeut memiliki dampak dengan memberikan manfaat baik untuk masyaraktanya dan bukan sebaliknya. Oleh karenanya santri perlu dilatih untuk tampil, terlibat dan berperan langsung dalam kegiatan kemasyarakatan.

Guna mempersiapkan alumni dan juga lulusan yang siap berperan dan tanggap serta tidak gagap dalam hidup bermasyarakat Pesantren Jagat `Arsy membekali lulusannya dengan Program Pengabdian Masyarakat atau biasa disingkat dengan PPM.

Yaitu program keterlibatan santri kelas akhir dalam kegiatan kemasyarakatan dengan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh pesantren seperti jumlah hari, lokasi serta jenis kegiatan yang dimaksud.

Awalnya, kegiatan PPM memiliki ragam yang berbeda-beda, mulai dari aktivitas di lembaga sosial seperti panti asuhan, yayayasan, lembaga pendidikan, hingga bermukim bersama warga di daerah tertentu.

Namun, pada tahun 2019/2020 karena adanya penyebaran covid 19 yang mengharuskan kegiatan dilakukan dirumah dan menghindari aktivitas bersama-sama maka kegiatan PPM dirancang dalam format yang berbeda yaitu memaksimalkan penggunaan media sosial.

Memaksimalkan media sebagai sarana pelaksanaan PPM menjadi ilihan utama, karena generasi hari ini adalah generasi yang tidak lepas dari sosial media. Selain lingkungan nyata dalam kehidupan keseharian, mereka memiliki lingkungan tersendiri di dunia maya.

Meskipun beberapa orang tua menaruh was was dan curiga dengan lingkungan ini, memisahkan mereka dari lingkungan ini adalah ketidakmungkinan yang nyata, oleh karenanya membekali mereka untuk menggunakan lingkungan ini dengan lebih bijak dan lebih positif menjadi alaternatif utama. Dan kami menyebut itu dengan PPM online.

Pada prinsipnya PPM online adalah aktivitas yang dilakukan santri kelas akhir dengan tujuan utama yaitu amal ma`ruf nahi munkar sekaligus self reminder, mengingatkan diri sendiri. Secara umum kegiatan PPM online terbagi menjadi dua, yaitu yang bersifat live dan non live.

Kegiatan live adalah kegiatan kultum live dengan menggunakan akun resmi Ig @Pesantren_Jagat_Arsy, satu kali perform untuk kelas IX dan dua kali perform untuk kelas XII. Meskipun mereka telah melatih diri berbicara dihadapan teman sesama santri pada program muhadloroh setiap satu minggu sekali, ternyata perform di dunia maya membutuhkan banyak sekali adaptasi, tampak beberapa santri yang agak grogi dan akhirnya masing-masing mereka memiliki catatan tersendiri tentang apa yang harus diperbaiki.

Adapun kegiatan non live adalah kegiatan membuat flyer ramadhan sebanyak dua flyer setiap hari yang selain di share ke akun sosial media santri juga di share kepada minimal 10 orang setiap flyernya. Dengan gerakan ini diharapkan santri akan berani dan terbiasa berbagi kebaikan dan juga saling mengingatkan dalam berbagai macam keadaan.

Terima kasih kami yang tak terhingga untuk para orang tua dan juga wali santri yang dengan suport dan kerjasamanya kegiatan pembelajaran dan juga rangkaian penyelesaian tugas berhasil dilaskanakan meskipun dalam kondisi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Alloh mudahkan usaha dan ikhtiar kita membersamai tumbuh kembang mereka menjadi versi terbaik mereka, generasi agama dan negara yang soleh, sehat, sukses dan kaya raya serta berperan dalam mewujudkan peradaban dunia. Amiiin

 

Baca Juga :

 

Bintara, 5 Mei 2020

Ms. Umami

Comments

comments

One Response to “PPM Santri pada Saat Pandemi”


  • Auliya rahman algozaly / / Reply

    Kalo emang inti dari tulisan miss adalah doa untuk para alumni khususnya yang baru lulus, itu sangat berarti bagi para alumni yang akan terjun langsung ke masyarakat apapun bidangnya. Dan para alumni pun sudah pasti siap dengan amanah yang di berikan. Semoga semua yang diinginkan terkabul aamiin ya robbalalamin.
    -Auliya rahman algozaly (ogy santri 6 tahun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *