Over

120,000

Worldwide

Saturday - Sunday 08.00 - 17.00

Mon - Fri 8.00 - 18.00

Call us +6281 1154 3738

Olah Raga vs Olah Ragi

Nama kamu Raga, lengkapnya kamu itu Olah Raga. Sementara kamu itu punya teman, dia dipanggil Ragi dengan nama lengkap Hafid Khadafi Olah Ragi.

Sebentar lagi pemilihan Ketua IPS3KR alias Ikatan Pelajar Sukses Soleh Sehat Kaya Raya.

Sebagai calon, tentu kamu ingin terpilih pada saatnya nanti. Berbagai upaya telah kamu lakukan, salah satunya mengajak semua teman-temen dan adik kelas kamu makan bersama, dengan harapan agar dipemilihan nanti kamu dipilih.

Sementara lawan kamu, Ragi, dia biasa saja, dia tak persiapan apa-apa. Hanya saja, Ragi setiap pagi dia selalu mengajak semua orang, teman-temannya untuk senam pagi, dan dia memimpin senam dengan energik. Sementara di sore hari, dia membuka Bengkel Belajar, suatu wadah bagi adik-adik kelasnya untuk belajar bersama.

Saat hari pemilihan.

Kamu menyiapkan operasi senyap di pagi hari dengan memberi semua teman dan adik kelas kamu brownies terenak sejagat raya, sementara Ragi tak menyiapkan apa-apa, teman kamu itu hanya bermodalkan kejujuran dan keluguan, ditambah dengan otak yang cerdas, pengalaman organisasi yang mumpuni, walaupun teman kamu itu memperolehnya dengan kepahitan (baca: perjuangan)

Kamu sumringah di hari pemilihan ini, hati kamu berbunga-bunga dan percaya bahwa mereka akan memilih kamu sebagai Ketua IPS3K. Terlebih, Ragi tidak datang. Kamu makin jumawa bahwa kamu akan menjadi Ketua IPS3KR. Terlebih, kamu juga telah melakukan kampanye hitam, menyebarkan hoaks bahwa Ragi terlalu miskin untuk menjadi Ketua IPS3KR. “Kalian tidak akan sejahtera jika dipimpin Ragi.” Begitu kamu bilang pada satu kesempatan. “Namanya saja Ragi, pasti kalian akan merugi.” Begitu kamu bilang, pada kesempatan lainnya.

Sementara Ragi, tak masuk sekolah. Dan pemilihan sudah berlangsung, KPU Sekolah lalu mengumumkan bahwa yang berhak menjadi Ketua IPS3KR adalah Hafid Khadafi Olah Ragi.

Betapa kaget dan syoknya kamu, napas kamu juga hampir habis saat mengetahui hal tersebut.

Palepi, salah satu siswa, menjawab alasan mengapa dirinya tidak memilih Raga. “Gimana ya, dia aja untuk bisa kepilih menghalalkan cara-cara suap, lalu apa jadinya kalau dia jadi ketua. Ya, amburadul.” The End

Cerita Mini oleh @aangar

Leave a Reply


Latest Posts