Over

120,000

Worldwide

Saturday - Sunday 08.00 - 17.00

Mon - Fri 8.00 - 18.00

Call us +6281 1154 3738

Belajar bersama Ayah Edi

Bagi banyak orang tua di Indonesia, yang penasaran dengan perkembangan anak, yang rajin mengikuti kelas-kelas parenting, pasti sudah tidak asing dengan sosok Ayah Edi.

Beliau adalah penggagas program Indonesia Strong From Home, dan juga pakar parenting yang menggunakan pendekatan MI (Multiple Intelegen) dan holistik learning.

Dan pendekatan beliau ini, banyak menginspirasi untuk selanjutnya direferensikan sekaligus dipraktekkan di Pesantren Jagat ‘Arsy, terlebih dalam hal handling santri, terutama sekali berkenaan dengan personal case santri.

Keinginan bertemu, bertatap muka dan berdiskusi langsung dengan beliau adalah satu dari sekian banyak list agenda yang di programkan oleh manajemen Jagat ‘Arsy. Dan bersyur kesempatan itu tiba pada, Sabtu, 2 Maret 2019 kemaren.

Melalui sebuah seminar dengan tema “Menemukan Potensi Emas Anak” yang diadakan oleh salah satu sekolah di daerah Jakarta Utara, tim Pesantren Jagat ‘Arsy, berkesempatan untuk belajar langsung dengan beliau.

Kesempatan ini menjadi demikian berharga, karena seminar beliau yang biasanya dihadiri oleh ratusan peserta, cukup dihadiri puluhan peserta. Dan karena jumlah peserta yang terbatas inilah membuat proses tanya jawab menjadi intens dan forum menjadi demikian dekat dan akrab.

Para peserta dapat dengan jelas menikmati sesi ketika Ayah -panggilan Ayah Edi- mengobservasi dua orang peserta yang merupakan kakak beradik untuk dipetakan potensinya. Sehingg muncul gambaran jika ingin mencoba melakukan observasi sejenis.

Dalam proses observasinya, Ayah Edi menggunakan tiga tahapan, tahapan pertama adalah mengobservasi casing, melalui pembacaan tipologi fisik.

Tahapan Kedua mengobservasi karakter dengan menggunakan salah satu teori kepribadian yang dikembangkan oleh ahli filsafat Yunani Hippocrates yang disempurnakan oleh Galenus yang membagi tipe kepribadian manusia menjadi sanguinis, melankolis, koleris dan plegmatis.

Dan tahapan ketiga adalah mengobservasi hati. Karena keterbatasan waktu tahapan yang ketiga ini, sedikit sekali disinggung oleh Ayah. Salah satu yang terkait tahapan ini adalah destiny line, garis takdir.

Sebagaimana disampaikan oleh Ayah, bahwa tidak ada produk gagal dari apa yang diciptakan oleh Tuhan. Setiap anak diciptakan dengan satu titik emas yang merupakan destiny line-nya. Dan jika ini sudah ketemu, maka akan selalu ada jalan untuk membawa si anak sesuai dengan line untuk menuju destiny-nya.

Point penting yang menjadikan pendekatan Ayah Edi berbeda dengan parenting pada umumnya adalah, ending akhir dari observasi dan pemetaan yang dilakukan terhadap setiap anak, yaitu menjadi spesialis atau enteurpreneur.

Makanya, tidak mengherankan jika Ayah selalu merekomendasikan kepada anak dan juga orang tua yang dibantunya untuk mencari sekolah yang terbaik, yang sesuai dengan hasil pemetaan tersebut.

Bagi yang penasaran dengan pemikiran dan strategi handling problem ala Ayah Edi, beliau telah menuliskan lebih dari tiga buku untuk bisa dipelari secara mandiri. Kabar baiknya, buku-buku ayah sebagian besar menggunakan alur bercerita, dengan bahasa yang ringan dan sangat memungkinkan untuk diterapkan.

Keikutsertaan Pesantren Jagat ‘Arsy, dengan mengirimkan 10 orang peserta, yang diantaranya adalah Ambu Jagat -owner- dan juga Mr. Tata -principal- merupakan bukti akan komitmen bahwa semua anak cerdas dan semua anak istimewa, oleh karenanya guru yang dipercaya untuk membersamai pertumbuhan mereka mestilah guru yang siap belajar dan mendidik sesuai dengan metode dan juga strategi menuju destiny line mereka dan bukan sebaliknya.

Alloh mudahkan usaha kita, membersamai mereka, tumbuh menjadi generasi agama dan negara dan juga peradaban yang soleh, sehat, sukses dan kaya raya. Amiin..
#ayahedi

-ms. Umam-

3 Responses to “Belajar bersama Ayah Edi”


  • tata / Reply

    Kesepakatan anak dan orang tua menjadi penting untuk dilakukan. Karena jangan sampai terjadi crash expectation, benturan ekspektasi antara maunya anak dan.mimpinya orang tua. Sehingga Ayah Edi menyarankan untuk segera Setting Goal berdasarkan Titipan Ilahi kepada anak anak kita yang unik…


  • Munaa / Reply

    Belajar bersama Ayah Edi itu dapat membantu membuka pikiran kita bahwa dari setiap kekurangan anak dapat dipetakan menjadi suatu hal yang lebih positif dan potensial untuk masa depan anak.


Leave a Reply


Latest Posts